Teknologi Karya (TRON) Janjikan Dividen, Investornya Ada dari Korea Utara!

1669117972

TRON (TeKnoLOgi Karya) Janjikan Dividen, Bagaimana Korea Utara Ikut Berinvestasi?

TRON, sebuah platform blockchain yang mengusung konsep “decentralized internet” terus menjadi perbincangan di dunia teknologi dan investasi. Salah satu fitur TRON yang menarik adalah jaminan dividen bagi pemilik tokennya. Menariknya, sebagian besar investor TRON berasal dari Korea Selatan. Namun, bagaimana dengan investor dari Korea Utara? Apakah platform blockchain ini berhasil menarik minat dari negara yang sering kali dikucilkan oleh komunitas internasional ini? Mari kita bahas lebih lanjut!

1. Apa itu TRON?

TRON adalah platform blockchain yang dibangun untuk membangun dekstop dan aplikasi mobile yang berjalan di atas sistemnya sendiri, yang berarti memasukkan pengalaman penggunaan internet dan teknisi yang baru. Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan interoperabilitas pemilihan blockchain dengan mengurangi ketergantungan pada Ethereum sebagai penyedia data.

2. Sejarah TRON

TRON didirikan pada tahun 2017 oleh Justin Sun, seorang entrepreneur muda yang pernah bekerja di Ripple. Dalam waktu yang relatif singkat, TRON menarik minat dari para investor besar di Korea Selatan dan investor di seluruh dunia.

3. Dividen TRON

Dividen adalah bagian keuntungan atau pendapatan yang dibagikan kepada para pemilik token. Dalam hal TRON, token yang dimaksud adalah TRX. Dividen yang diterima oleh pemilik TRX tergantung pada jumlah token yang dimiliki. Semakin banyak token, semakin besar juga dividen yang diterima.

4. Investasi TRON dari Korea Selatan

Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan industri teknologi yang pesat, Korea Selatan merupakan tempat yang strategis bagi TRON untuk merambah pasar investasi. Sejumlah besar investor di Korea Selatan membeli token TRX dan berinvestasi pada platform blockchain ini.

5. Investasi TRON dari Korea Utara

Meski negara ini seringkali dikucilkan di dunia internasional, investor dari Korea Utara juga memperhitungkan TRON sebagai investasi yang menarik. Sayangnya, atas sanksi ekonomi yang diberlakukan oleh masyarakat internasional pada Korea Utara, menjadikan investasi tersebut ilegal dan sulit dilakukan.

6. Jangkauan TRON

Selain di Korea, TRON juga menjangkau pasar investasi di banyak negara di Asia, seperti Jepang, Vietnam, dan China. Selain itu, TRON juga melihat potensi investasi di Afrika dan Amerika Utara.

7. Teknologi TRON

TRON menggunakan teknologi blockchain yang sama dengan Ethereum. Sebagai platform blockchain terdesentralisasi, TRON memungkinkan pengguna untuk menampilkan dan mengolah konten dengan sistem peer-to-peer yang mempermudah pengoperasian pengguna dan memastikan keamanannya.

8. Keuntungan TRON

TRON digadang-gadang sebagai platform blockchain yang memberi keuntungan berlipat dalam jangka panjang. Beberapa alasan mengapa investor mempertimbangkan TRON adalah Fitur “Virtual Machine Tron”, burn mechanism pada setiap transaksi, dan kemitraan dengan perusahaan besar.

9. Karakteristik TRON

TRON memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari blockchain biasa. Salah satunya adalah keterdistribusian kontrak pintar, yang mendukung berbagai jenis konten dan aplikasi tertentu, seperti konten sosial, game online, dan piranti keras.

10. Kesimpulan

TRON adalah platform blockchain yang mengusung konsep “decentralized internet” dan menawarkan jaminan dividen bagi pemilik tokennya. Sebagian besar investor TRON berasal dari Korea Selatan, saat ini sedang berekspansi di Asia, Afrika dan Amerika Utara. Meski begitu, TRON juga menarik perhatian investor dari Korea Utara meskipun investasi TRON di sana sangat terbatas. Secara keseluruhan, TRON dianggap sebagai platform blockchain yang menjanjikan bagi investor yang mencari keuntungan dalam jangka panjang.

Originally posted 2023-03-10 23:09:58.

Exit mobile version